jump to navigation

Polisi Menutup Satu-satunya Masjid di Malta May 7, 2009

Posted by informationmedia in politics.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Sejumlah besar kaum Muslim di Malta, tepatnya di kota “Salim” di sebelah timur laut negara memprotes tindakan penguasa melalui Pejabat Perencanaan dan Penataan Lingkungan yang menutup satu-satunya masjid yang ada di kota tersebut dengan alasan tidak memiliki izin. Itu dilakukan setelah beberapa hari sejak dilakukan penutupan beberapa tempat shalat pada beberapa kota di negara Eropa dengan alasan yang sama.

Ada sekitar sepuluh orang di antara kaumMuslim, sedang di tangan masing-masing mereka terdapat sajadah untuk mendirikan shalat di pusat kota. Ini dilakukan oleh beberapa pemimpin kaum Muslim sebagai bentuk protes atas ditutupnya masjid mereka di kota “Salim”.

Imam Syaikh Badar Zena salah satu peserta yang ikut dalam melakukan protes tersebut berkata: “Semua kita ingin melakukannya karena ini adalah untuk menyembah Allah. Dan kami di sini tidak untuk unjuk rasa, atau melakukan ancaman kekerasan. Namun ini merupakan ekspresi tentang hak dasar dari setiap manusia, yaitu berkumpul untuk mendirikan shalat”, seperti yang dikutip oleh surat kabar “Times of Malta”.

Surat kabar tersebut menyatakan bahwa sekitar lima puluh umat Islam di kota “Salim”, mereka berkumpul di kota pada hari Jumat untuk menuntut dibukanya kembali salah satu rumah mereka yang selama ini digunakan untuk tempat shalat, setelah pemerintah melalui Pejabat Perencanaan dan Penataan Lingkungan di Malta menutupnya dengan alasan tidak memiliki izin.

Wartawan surat kabar tersebut bertanya pada Syaikh Zena: “Sejak kapan untuk mendirikan shalat itu harus ada izin? Dengan begitu apakah bisa kalian untuk mendirikan shalat di tempat ini jika tidak ada perlindungan polisi?”

Syaikh Zena menjelaskan bahwa pihak berwenang telah menutup apartemen beberapa hari lalu di kota Bojiba, yang sebagian sudutnya digunakan untuk tempat shalat. Dia berkata: “Saya tidak pernah melihat penutupan tempat ibadah untuk kelompok minoritas yang lain, selain minoritas Muslim”.

Memang tidak ada statistik resmi mengenai jumlah umat Islam di Malta, negara kepulauan yang dihuni oleh 400 ribu jiwa ini. (mb/akhbaralaalam).

 

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: